Rabu, 12 Desember 2012

Kesalahan Yang Sering Terjadi Saat Membuat Macaroon

Pembuatan kue macaron membutuhkan ketelitian ekstra agar hasilnya maksimal. Berikut ini beberapa kesalahan umum yang sering terjadi pada saat membuat kue macaron:
  1. Tidak berkaki. Macaron yang tidak berkaki bisa terjadi bila adonan terlalu lama diaduk. Bisa juga karena adonan tidak didiamkan hingga permukaannya mengering. Kaki terbentuk saat udara panas dari bagian bawah oven mendorong ke atas. Permukaan adonan yang sudah mengering menjadi rapat dan sulit ditembus udara dari dalam adonan, karena itu adonan yang berbatasan langsung dengan loyang menjadi terangkat sehingga membentuk seperti rekahan memutar yang biasa disebut sebagai ‘kaki’ macaron.
  2. Berkaki sebagian. Bila dalam satu loyang ada macaron yang berkaki meski hanya sebagian, itu berarti tidak ada masalah dengan adonan. Kesalahan lebih pada panas oven yang tidak rata. Untuk mengatasinya, Anda bisa memutar loyang untuk mendapatkan panas yang merata untuk semua bagian adonan.
  3. Permukaan pecah-pecah. Ini bisa terjadi karena adonan terlalu lama didiamkan sehingga bagian luarnya terlalu kering. Bisa juga karena suhu oven terlalu panas.
  4. Lengket di dasar. Pengocokan putih telur yang tidak sempurna (terlalu singkat atau terlalu lama) bisa menyebabkan macaron lengket di dasar loyang. Cairan yang terpisah dari busa putih telur membuat adonan basah dan susah kering meski sudah dipanggang lama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar